Pelajaran Matematika DEBIT

0
Bimbel Jakarta Timur | Bimbel Diah Jakarta Timur | WA : +6285875969990
Hubungan debit, volume dan waktu
 Definisi Debit sebagai banyaknya volume zat cair yang mengalir dalam waktu tertentu.

Untuk dapat memahami materi ini siswa terlebih dahulu harus mengerti hubungan antara satuan volume dan satuan waktu yang sebelumnya telah dipelajari di kelas IV dan V.

 Debit adalah ukuran kuantitas aliran fluida dalam satuan waktu. Besaran tersebut dapat berupa volume atau massa. Dengan demikian debit air dari kran (kran) dapat diukur dengan gelas ukur dan stopwatch. Di sini debitnya mungkin 1 liter per 15 detik, setara dengan 67 ml/detik atau 4 liter/menit. Ini adalah ukuran rata-rata. Untuk mengukur debit sungai kita memerlukan metode yang berbeda dan yang paling umum adalah metode 'area-velocity'. Luas adalah luas penampang melintang sungai dan kecepatan rata-rata melintasi bagian itu perlu diukur untuk satuan waktu, biasanya satu menit. Pengukuran luas penampang dan kecepatan rata-rata, meskipun sederhana dalam konsep, seringkali tidak mudah untuk ditentukan.

Satuan yang biasanya digunakan untuk menyatakan debit di sungai atau sungai termasuk m3/s (meter kubik per detik), ft3/s (kaki kubik per detik atau cfs) dan/atau acre-kaki per hari

Aliran Laminar

Aliran dikatakan laminer ketika jalur partikel individu tidak bersilangan atau berpotongan. Dengan banyak percobaan yang cermat pada pipa komersial penampang lingkaran, alirannya laminar ketika bilangan Reynolds Re kurang dari 2100.

 Aliran Turbulen

Aliran dikatakan turbulen apabila garis-garis lintasannya berupa kurva-kurva yang tidak beraturan dan saling bersilangan terus menerus. Lintasan partikel-partikel sungai yang mengalir dengan gerakan turbulen tidak paralel atau tetap, tetapi bergabung untuk gerakan maju seluruh aliran. Bilangan Reynolds lebih besar dari 2100 biasanya mendefinisikan aliran turbulen tetapi dalam lingkungan yang sangat terkontrol seperti laboratorium, aliran laminar dapat dipertahankan hingga nilai Re setinggi 50.000. Namun, sangat tidak mungkin kondisi seperti itu dapat terjadi dalam praktik.

 Aliran Stabil

Aliran tunak terjadi jika debit Q yang melewati suatu penampang tertentu dari suatu aliran konstan terhadap waktu, sebaliknya aliran tidak tunak.

 Aliran Seragam

Aliran dikatakan seragam jika, dengan aliran tunak untuk panjang, atau jangkauan tertentu, dari suatu sungai, kecepatan rata-rata pada setiap penampang adalah sama. Aliran seragam biasanya terjadi pada fluida yang tidak dapat dimampatkan yang mengalir dalam aliran penampang konstan. Pada sungai-sungai yang kecepatan dan penampangnya berubah, aliran dikatakan tidak seragam.

 Aliran Kontinu

Dengan prinsip kekekalan massa, aliran kontinu terjadi ketika setiap saat, debit Q pada setiap bagian sungai adalah sama


Selanjutnya contoh soal dan pembahasannya: 

Debit (Materi SD)

Soal Kecepatan Dan Debit Kelas 5

Tag:

contoh soal debit volume dan waktu

debit matematika kelas 5

cara mencari debit

untuk mencari volume dalam penyelesaian masalah debit adalah dengan cara

cara mencari volume

rumus volume air

rumus menghitung debit air irigasi

rumus debit q = a x v

soal matematika kelas 5 tentang debit dan kunci jawaban

soal debit kelas 5 pdf

video pembelajaran matematika kelas 5 tentang debit

contoh soal debit dan pembahasannya

kecepatan dan debit matematika

satuan debit

soal debit kelas 5

debit matematika kelas 6

rumus debit volume waktu

cara mencari debit air

debit matematika kelas 5

contoh soal debit dan jawabannya

cara mencari waktu yang diperlukan untuk mengisi bak

rumus debit q = a x v

cara menghitung debit minyak

cara menghitung debit air

 

Posting Komentar

0 Komentar
Posting Komentar (0)